Raster Dengan Tabel Atribut, Kenapa Tidak?

Raster Dengan Tabel Atribut, Kenapa Tidak?

Buka tabel atribut sebuah data vektor (shp atau feature class) dengan mudah, melihat deretan kolom dan baris yang informatif, itu mah biasa!!!. Namun saat mencoba hal yang sama pada raster seperti citra, tiba-tiba pilihan tabel atribut itu “abu-abu” dan tidak bisa diklik. Atau sebaliknya, Anda membuka raster tertentu dan mendapati sebuah tabel muncul dengan kolom Value, Count, dan mungkin beberapa kolom misterius lainnya. Nah ini yang luar biasa karena raster pun bisa koq kalau diklik kanan pilihan tabel atributnya aktif alias punya atribut bukan hanya nilai piksel saja! Apa sebenarnya yang terjadi di balik layar?

Fenomena ini membuat sebagian pengguna GIS bingung . Apakah raster memiliki “atribut” seperti vektor? Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda: Ya, tetapi dengan cara yang sangat berbeda. Scroll ke bawah postingan ini karena inilah saatnya kita berkenalan dengan salah satu fitur paling underrated di ArcMap: Raster Attribute Table (RAT). Lintasbumi mengajak Anda menyelami dunia tersembunyi dari data raster ini.

 

Apa Sebenarnya Raster Attribute Table Itu?

Sebelum kita melangkah lebih jauh, penting untuk meluruskan satu kesalahpahaman umum. Raster Attribute Table bukanlah tabel atribut dalam artian model data vektor. Dalam data vektor, setiap objek geometri (titik, garis, atau poligon) memiliki satu baris dalam tabel atribut. Jika Anda memiliki 100 poligon, maka akan ada 100 baris data.

Namun pada RAT, Anda tidak akan menemukan satu baris untuk setiap piksel. Sebaliknya, RAT menyimpan satu baris untuk setiap nilai unik piksel . Jika Anda memiliki raster dengan 1.000.000 piksel tetapi hanya 5 nilai unik (misalnya 1,2,3,4,5), maka RAT hanya akan memiliki 5 baris! Inilah mengapa RAT kadang lebih tepat disebut Value Attribute Table (VAT) . Kolom Count yang selalu ada dalam RAT menunjukkan berapa banyak piksel yang memiliki nilai tersebut—pada dasarnya ini adalah histogram dari data raster Anda.

RAT hanya dapat dibuat untuk raster diskret (data kategorikal) seperti penggunaan lahan, klasifikasi tutupan lahan, atau peta tanah. Untuk raster kontinu seperti data elevasi (DEM) atau suhu, RAT biasanya tidak tersedia karena nilai pikselnya yang unik bisa mencapai jutaan. Nah ini penting dicatat ya netter sekalian!




About Lintas Bumi 138 Articles
Lintas Bumi adalah blog berbagi info, trik, dan data seputar dunia informasi geospasial baik nasional ataupun global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*