Dalam membuat data spasiaal yang sifatnya kontinyu seperti data DEM, biasanya digunakan metode Interpolasi. Interpolasi berarti menentukan nilai dari nilai-nilai yang ada dalam kumpulan data yang diberikan. Cara lain untuk menggambarkannya adalah tindakan memasukkan atau menyisipkan nilai antara antara dua nilai lainnya. Misalnya kita melakukan survey terestrial untuk mengumpulkan data-data ketinggian atau elevasi. Dalam pelaksanaannya walaupun sudah serapat mungkin survey titiknya, tentunya masih banyak keterbatasan untuk bisa mengcover keseluruhan wilayah yang ingin dipetakan tersebut. Maka untuk mengolahnya menjadi data elevasi yang representatif kemudian digunakan metode statistik yang disebut interpolasi. Pilihan metode interpolasi sendiri juga banyak, yang sudah umum antara lain
Konten ini berbayar / khusus member, daftar menjadi Anggota Penuh untuk bisa membaca penuh.
Konten ini berbayar / khusus member, daftar menjadi Anggota Advance untuk bisa membaca penuh.