Kesampaian Juga Nyobain ArcGIS Pro Untuk Unduh Data

Sudah lama lintasbumi mencari-cari kira-kira di mana bisa dapetin ArcGIS Pro yang bisa ‘diinstall’ di laptop secara ‘stabil’, eh nemunya baru sekarang-sekarang. Ini gara-gara nya harus tiarap dulu beberapa bulan khususnya di awal tahun 2021 karena si Covid19, jadi baru sempat cari-cari sumber info lagi sekarang. Ternyata eh ternyata, link untuk download ArcGIS Pro ‘stabil’ sudah banyak dishare di Youtube, banyak channel yang berbaik hati memberikannya sekaligus memandu lewat video bagaimana cara menginstalnya sekalian, so lintasbumi pun akhirnya mencobanya dan tada…. sukses juga ‘menanam’ ArcGIS Pro di laptop. Mungkin teman-teman sudah menginstalnya duluan ya, atau jika belum silahkan berselancar di Youtube dan unduh masternya.

Secara umum ‘cita rasa’ yang didapat ketika mengeksplorasi ArcGIS Pro yang ini, sama saja dengan yang pernah lintasbumi jelaskan di postingan tentang ArcGIS Pro sebelumnya. Struktur menunya masih terasa sama saja (mirip) dengan ArcGIS Desktop sih, nggak jauh-jauh dari ‘menu besar’ Map dan Layout (kalau di ArcGIS Desktop sama dengan Data View – Layout View).

Sisi Desain

Yang pasti desain dan tata letak menunya jelas beda, beberapa nama menu (toolbar) sudah berbeda dibanding ArcGIS Desktop namun demikian beberapa istilah seperti Geoprocessing, Toolbox, Catalog, dan lainnya seperti yang biasa ditemukan di ArcGIS Desktop masih dipertahankan oleh ESRI. Satu hal yang paling jelas berbeda dibanding ArcGIS Desktop adalah tampilan, ArcGIS Pro secara umum terasa beda banget, lebih advance dan ‘segar‘, tapi ya seperti pernah diulas jadi kayak Mapinfo sih sekilas. Satu hal penting lainnya yang paling terasa beda yaitu toolbar nya sedikit jika dibandingkan dengan ArcMap, padahal menurut lintasbumi itu sangat memudahkan pekerjaan, namun di sisi lain item di toolbox nya yang makin banyak.

Format Data

Untuk jenis atau format data yang bisa dibaca pun masih sama dengan ArcGIS Desktop, hal yang baru adalah tidak ada lagi file MXD, namun namanya jadi project (.APRX), namun tetap saja satu project masih untuk satu layout peta. Namun untuk ini lintasbumi belum menelitinya lebih jauh.

Kecepatan

Soal kecepatan juga terasa sih, misalnya loading pertama lebih cepat jika dibanding buka ArcMap (tapi ini belum dipastikan apakah tergantung spek komputernya?). Mungkin pada postingan mendatang lintasbumi akan coba mengeksplor lebih banyak lagi mengenai hal-hal tersebut.

Baca juga : ArcGIS Rasa Mapinfo Professional : ArcGIS Pro

But, balik lagi ke judul karena ini bahasannya tentang unduh data, maka ini lebih ke how to download data freely in ArcGIS Pro. Jadi di ArcGIS Pro pun teman-teman bisa mengunduh data (feature) secara online dari ArcGIS Rest Service, khususnya melalui toolbox. Namun toolbox nya ini jelas bukan bawaan, si toolbox ini mirip banget dengan yang pernah dibahas pada postingan lintasbumi sebelumnya (untuk ArcGIS Desktop), perbedaan hanya di penulisan alamat url dari ArcGIS Rest Service nya saja. Proses unduhannya menurut lintasbumi terasa lebih cepat serta meyakinkan saja sih sebetulnya. Namun ketika dicoba untuk file yang ukurannya besar ternyata masih saja selalu gagal sih. Tools nya sendiri silahkan bisa diunduh oleh teman-teman di Github (link : https://github.com/nicogis/DownloadService). Terima kasih nih buat the creator !. Berikut ini langkahnya;

#1 Setelah diunduh dan ekstrak, buka ArcGIS Pro dan buat (atau buka) project, tambahkan toolsnya di Catalog ArcGIS Pro, lihat caranya digambar berikut, buka panel Catalog dan di Toolboxes klik kanan – Add Toolbox;

#2 Cari file .tbx hasil unduh tadi, klik OK.

#3 Kini di panel muncul toolbox nya

#4 Lalu eksekusi (double click) Download Service sampai muncul menunya seperti berikut ini;

Jika diperhatikan maka form parameter-parameter yang harus dimasukan sama dengan yang versi ArcGIS Desktop, namun kali ini lebih banyak.



#5 Kali ini sebagai contoh akan diunduh peta batas RT di DKI Jakarta yang ada di situs https://jakartasatu.jakarta.go.id/server/rest/services. Di mana jika teman-teman cari akan ditemukan layer batas RT, nah adapun jika di tool versi ArcGIS Desktop harus ditulis sampai alamat query nya, maka di versi ArcGIS Pro ini hanya sampai di ID layer nya saja, sebagai contoh adalah;

https://jakartasatu.jakarta.go.id/server/rest/services/Batas_Administrasi_Update/Batas_Administrasi_DKI_Jakarta_Update_View/MapServer/0

Perhatikan url pada gambar di ba0wah;

#6 Sehingga pada menu dimasukan seperti gambar berikut; tetap centang ArcGIS Server Service, pada service url masukan (paste) alamat url layer di atas, seperti biasa pada where clause 1=1, yang lain biarkan sampai tentukan di form paling akhir tempat penyimpanan dan nama file .shp nya. Setelah yakin, klik Run di kana bawah menu.

#7 Untuk indikator progressnya sendiri akan muncul di bawah menu bergantung banyak feature (id/count) ataupun ukuran file nya, ini pun sebagai indikator apakah datanya bisa diunduh atau tidak.

Lengkapnya adalah seperti ini;

#8 Jika unduh sukses dan komplit maka indikatornya akan berhuruf warna hijau.

#9 Peta unduhan (shp) dengan sendirinya akan muncul pada panel content di kiri (tampil di menu Map), dan selanjutnya silahkan digunakan sesuai keperluan teman-teman. Silahkan bisa dicoba.

Jangan Lupa ! Unduh koleksi ArcGIS lainnya di Geoimaji

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *