5 Rekomendasi Ebook Untuk Belajar ArcGIS 10.x

Belajar SIG saat ini menurut Lintas Bumi sih harusnya lebih mudah, karena berbagai sumber informasi mengenai teknis software sudah tersedia dalam berbagai platform baik softfile maupun hardcopy. Buku-buku tentang topik SIG dan Inderaja pun sudah banyak di pasaran dan juga berbentuk ebook, belum lagi situs blog SIG / Inderaja baik dari Indonesia ataupun yang berbahasa Inggris yang banyak membagikan info seputar isu ataupun tutorial, kemudian video-video seperti di youtube misalnya yang banyak membahas tentang “how to do something technically” entah itu tentang ArcGIS, QGIS, ERDAS, ENVI dan lain-lain. Bahkan tidak hanya yang mendasar saja, namun sudah membahas topik-topik tertentu seperti Land Use Modelling, Watershed Modelling, dan lain-lain.

Hal tersebut berbeda dengan tahun 90 an ketika SIG baru berkembang di Indonesia, belum banyak publikasi sebagai bahan belajar, apalagi untuk memperoleh software harus merogoh kocek yang dalam kecuali orang-orang kampus, internet pun baru booming akhir 90 an. Orang-orang yang faham SIG sebagai tempat bertanya masih bisa dihitung dengan jari. Belajar SIG di saat itu betul-betul harus kerja keras dan merupakan suatu anugerah jika bisa memperoleh kesempatan belajar SIG apalagi mempraktekannya misal dengan ikut proyek.

Bedasarkan pengalaman Lintas Bumi, dalam belajar SIG atau Inderaja yang lebih baik itu adalah mempunyai ‘mentor’ yang sudah berpengalaman ataupun menguasai lebih dulu, sebagai tempat bertanya dan berdiskusi. Sehingga akan tahu apa yang salah dan benar, dan apakah ketika belajar kita sudah di jalur yang benar untuk menguasai skil SIG atau Inderaja. Sangat penting untuk mengetahui pondasi teori yang benar beserta filosofinya, harus faham betul tahapan runut suatu proses apalagi konteksnya adalah SIG dan Inderaja yang sifatnya serial, tahap demi tahap tidak boleh salah dan lompat-lompat, termasuk juga pengetahuan multi disiplin, tidak hanya soal perpetaan atau citra saja.

Selain mentor, yang tak kalah penting adalah membaca buku tentang SIG dan Inderaja sebagai referensi, entah itu tentang konsepnya, tutorialnya, bahkan penerapannya pada berbagai topik seperti perencanaan, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain. Kemudian pendukung penting lainnya adalah banyak praktek dan menambah jam terbang pengelolaan data spasial, entah itu melalui pekerjaan ataupun mencari studi kasus sendiri, tentunya beserta dengan mendapatkan software dan data-data yang diperlukan.

Kembali ke soal buku referensi SIG dan Inderaja, saat ini di dunia maya banyak sekali situs-situs yang membagikan berbagai modul untuk SIG terutama ArcGIS dalam bentuk ebook (sebut saja begitu). Dari sekian banyak situs tersebut tentunya kita harus pandai-pandai memilah mana kira-kiranya modul yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam kaitannya dengan memilih modul tersebut, berikut beberapa rangkuman modul dalam format pdf gratis yang menurut Lintas Bumi recommended untuk pegangan atau pelengkap belajar ArcGIS, berdasarkan 23 indikator versi Lintas Bumi yang dikategorikan sebagai modul pemula, menengah, dan advanced.

5. Modul ArcGIS SGT Geomedia

Modul berjudul “Modul ArcGIS” ini secara keseluruhan berjumlah 93 halaman. Adapun untuk versi software yang dibahas adalah ArcGIS versi 10.2.1. Jika anda bermaksud untuk belajar dari ‘nol’ atau dasar tentang SIG beserta step by step nya sayangnya kurang tepat menggunakan modul ini.

Di awal modul tidak ada daftar isi, hanya Disclaimer saja, setelah itu langsung masuk bagian penjelaskan bagaimana cara menginstall ArcGIS yang berlisensi resmi. Sayangnya setelah itu tidak disertakan bahasan mengenai pengantar perpetaan seperti definisi, proyeksi atau koordinat peta beserta dengan aspek kartografisnya, dan lain-lain. Begitupun dengan pengantar mengenai SIG nya tidak dibahas. Padahal menurut Lintas Bumi itu adalah pondasi penting menguasai SIG.

Pembahasan inti kemudian sudah langsung ke praktis pengolahan data di ArcMap, dari mulai pengenalan struktur software, dijitasi sampai layout. Termasuk pengelolaan data raster, namun sayangnya untuk tahapan registrasi data raster tidak ada pembahasannya. Pembahasan agak lengkap jutsru mengenai geodatabase, dari mulai pembuatannya, editing dan topology rule nya, bahkan sampai analisisnya. Sehingga bagi anda yang ingin memahami geodatabase maka modul ini sangat cocok.

Tidak ada bahasan tentang analisis (ArcToolbox) baik itu pengenalannya ataupun yang disertai dengan studi kasus. Secara keseluruhan modul ini lebih cocok untuk anda yang sudah memahami SIG dan ArcGIS namun pada level ‘tanggung’, karena memerlukan pemahaman struktur data spasial dan juga proyeksi dan koordinat peta.

Rating adalah 10, kesimpulan level modul : menengah

Link :
http://www.sgtgeomedia.com/po-content/uploads/modul/Modul_ArcGIS_SGT_Geomedia.pdf

4. Modul ArcGIS Geosriwijaya

Modul setebal total 73 halaman ini cocok sebagai pelengkap anda belajar SIG, karena selain menerangkan step by step praktis membuat peta, juga di dalamnya diterangkan terlebih dulu pengantar mengenai peta dan SIG. Di antaranya konsep data spasial, proyeksi dan koordinat peta, serta kartografi peta khususnya sekilas mengenai tata letak unsur peta atau layout. Namun sayangnya di pembahasan selanjutnya lebih fokus kepada optimalisasi toolbox (dengan studi kasus pembuatan peta 3D dan lereng) dan bagaimana cara melakukan layout peta.

Satu hal bagus dari modul ini adalah adanya informasi mengenai apa saja keahlian yang harus dikuasai untuk mendapatkan sertifikasi keahlian SIG sesuai Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) bidang SIG, dari level 4 sampai 7. Hal ini bisa dimaklumi karena Geosriwijaya merupakan salah satu lembaga penyelenggara sertifikasi SIG khususnya di wilayah Sumatera.

Di dalam modul ini pun ditambahkan beberapa topik tambahan seperti mengenai konsep Global Positioning System atau GPS, informasi sumber-sumber data spasial di Indonesia, dan lain-lain.

Rating adalah 12, sehingga secara keseluruhan walaupun modul ini judulnya untuk tingkat dasar, namun lebih cocok untuk anda yang sudah memahami SIG dan ArcGIS namun pada level ‘tanggung’. Kesimpulan level modul : menengah.

Link :
https://geosriwijaya.com/wp-content/uploads/2019/04/Modul-Pelatihan-Sistem-Informasi-Geografis-Tingkat-Dasar-Geosriwijaya-Nusantara.pdf

3. Modul ArcGIS ‘Unknown’

Sebetulnya dulu Lintas Bumi pernah mengunduh modul ini dari situs sebuah universitas, hanya saja ketika dicari cari lagi lewat google tidak ‘ketemu’, kalau tidak salah dari situs Fahutan Unmul, jadi Lintas Bumi menyebutnya sebagai modul unknown alias tidak diketahui. Kalau yang ini betul-betul untuk tingkat dasar atau pemula, sangat direkomendasikan. Modul dalam format pdf ini terdiri dari 123 halaman dan 9 bab (terbagi ke dalam 9 file pdf). Versi ArcGIS yang dibahas adalah 10.2

Tidak ada cover dan daftar isi di awal modul, pun tidak ada cara install ArcGIS, namun langsung ke pengantar SIG yang juga mencakup pengenalan data spasial, peta serta proyeksi dan sistem koordinat. Selanjutnya pengenalan struktur ArcGIS termasuk ArcMap dan Arc Catalog apa saja fungsi-fungsi menu di dalamnya. Kemudian berlanjut ke pembahasan rektifikasi atau georeferensi data raster di ArcMap. Kemudian cara mendijitasi line/polygon/point dan mengkonversi data koordinat menjadi fitur atau shapefile, termasuk juga analisis data atribut seperti menghitung luas. Kemudian berlanjut lagi ke tutorial editing fitur seperti memperbaiki kelebihan atau pun kekurangan garis/node, bahkan sampai ke topologi rule dan spatial adjustment. Namun sayang tidak ada pembahasan tentang geodatabase, padahal topology rule adalah khusus untuk geodatabase. Ada juga topik pengembangan yaitu mengenai data GPS dan pengolahannya menggunakan software DNR Garmin, sampai dikonversi menjadi shp di ArcMap. Cara melakukan seleksi atribut atau yang disebut query attribute termasuk summarize atau meringkas data atribut. Pengenalan ArcToolbox dasar yang disebut geoprocessing dan terakhir layout peta, namun tanpa terlebih dulu diberi penjelasan tentang aspek kartografis dan symbology.

Rating adalah 14, dan overall bahasan di dalamnya sangat recommended untuk pemula yang ingin belajar SIG menggunakan ArcGIS. Karena bahasannya runut dan bahasanya pun mudah difahami dan banyak gambar-gambar ilustrasinya.

Link (reupload) :
https://geoimaji.blogspot.com/2020/08/tutorial-for-learn-arcgis-link.html

2. Modul ArcGIS TNC

Demikian saya menyebutnya karena hanya ada logo TNC di cover nya, modul tersebut dipublish di blognya Mas Musnanda yang juga kakak kelas saya saat kuliah S1. Modul setebal 134 halaman ini terbit tahun 2015 dengan judul “Manual Penggunaan ArcGIS Untuk Perencanaan dan Konservasi”. Isinya runut sekali dan dilengkapi dengan daftar isi sehingga memudahkan untuk anda belajar, total ada 10 bab atau bagian. Sepertinya manual ini dibuat untuk suatu program atau project tertentu karena kelengkapan isinya cukup baik.

Di awal modul dijelaskan bahwa modul tersebut Manual ArcGIS Tingkat Dasar, sayangnya tidak ada rincian versi berapa ArcGIS yang dibahas, namun jika di tahun 2015 tebakan saya saat itu versi ArcGIS adalah 10.3 atau 10.3.1. Pembuka modul tersebut adalah penjelasan tentang konsep perpetaan dan SIG, lengkap dengan proyeksi dan jenisnya, konsep data spasial bahkan metadata pun dijelaskan secara lengkap beserta contohnya. Namun sayangnya di pengantar tidak ada cara bagaimana menginstall ArcGIS baik yang resmi atapun versi crack.

Bahasan selanjutnya adalah pengenalan struktur software ArcGIS, cara membuka data vektor dan raster, georeferencing atau registrasi raster (dalam membahas data juga terdapat bahasan Data Interoperability), bagaimana mendijitasi point/line/polygon. Namun sayangnya untuk tahapan editing fitur hasil dijit dan juga mengisi dan mengelola tabel atribut tidak ada. Bahasan selanjutnya langsung tentang dasar analisis geoprocessing atau toolbox dasar, kemudian proses terakhir yaitu bagaimana membuat layout peta dan proses cetak hasil akhir di ArcMap termasuk dijelaskan tentang symbology dan label. Terdapat juga topik pengayaan yaitu penggunaan GPS sebagai alat survey beserta pengolahan hasil nya di ArcGIS, kemudian studi kasus kesesuai lahan dan pengenalan WebGIS di bagian terakhir.

Rating adalah 16, overall menurut Lintas Bumi modulnya sangat cocok untuk melengkapi anda yang memang betul-betul ingin belajar dasar SIG dan ArcGIS, saya merekomendasikan modul ini untuk yang tingkatan dasar ataupun menengah (‘tanggung’). Kesimpulan level modul : pemula dan menengah.

Link :
https://musnanda.files.wordpress.com/2015/03/manual-arcgis_tnc2.pdf

1. Modul ArcGIS UMI

Inilah modul dengan rating versi Lintas Bumi tertinggi yaitu 18. Modul ini terbitan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tepatnya oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tahun 2014 ini terdiri dari 129 halaman, berjudul “Modul Dasar Dasar ArcGIS 10.1 Aplikasi Pengembangan Sumber Daya Alam”. Di awal tersedia Daftar Isi yang memudahkan kita mengetahui runutan bahasan dalam modul tersebut.

Tidak ada cara install ArcGIS, bahasan inti dimulai dengan pengantar SIG terutama mengenai konsep data spasial, vektor, dan raster. Kemudian selanjutnya langsung ke pembahasan mengenai struktur software ArcMap, pengantar proyeksi dan sistem koordinat peta beserta cara melakukan registrasi data raster di ArcMap. Selanjutnya cara mendijitasi (on screen) dan dilanjut dengan editing fitur hasil dijitasi, setelah itu juga dibahas tentang input dan pengelolaan data atribut (tabel atribut). Bahkan dilengkapi dengan bahasan mengenai pengolahan data GPS (data x,y) melalui Garmin Mapsource dan Global Mapper. Tahapan layout di ArcMap juga dijelaskan hanya sayang tidak ada bahasan tentang symbology terlebih dulu sebagai dasar melakukan layout.

Di bagian akhir terdapat topik tambahan mengenai Geoprocessing dasar yaitu analisis dasar menggunakan beberapa toolbox, dan yang menarik adalah adanya studi kasus mengenai pembuatan peta lereng (skoring), peta 3D, delineasi batas DAS, dan pengolahan citra (klasifikasi citra).

Rating 18, sayangnya versi ArcGIS 10.1, namun overall secara kelengkapan isi cukup komplit untuk panduan belajar bagi pemula dan ‘tanggung’ (menengah), topik tambahannya bisa juga untuk tingkatan analyst atau advanced.

Link :
https://dokumen.tips/documents/modul-praktikum-arcgis-oke.html

Di luar itu semua, modul tersebut hampir serupa dengan yang dibuat oleh teman saya Mas Arif Prasetyo dari Fahutan IPB, hanya saja moduknya untuk ArcGIS 10, namun masih di situs yang sama dengan alamat :
https://dokumen.tips/documents/modul-dasar-arcgis-10.html

Semua modul di atas intinya saling melengkapi, jadi unduhlah yang memang sesuai kebutuhan. Di luar bahasan ini tentunya banyak sekali modul-modul SIG dan Inderaja yang bisa diunduh oleh anda, karena banyak juga modul yang sifatnya parsial yaitu bahasannya hanya mengenai analisis ataupun topik tertentu yang mungkin saja lebih sesuai dengan yang anda butuhkan. Semoga bermanfaat.

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *